Sobat, bicara tentang tulis menulis terutama tentang teks arab sebenarnya tak banyak perbedaan. Apa yang kita pahami dulu ketika sd tidak jauh dengan apa yang akan kita dapati di dunia perkuliahan.
Terutama teks arab atau terkadang disebut insya', ada beberapa poin penting yang harus dipenuhi untuk membuat tulisan yang sesuai standar apa yang dipahami orang arab.
Bersumber dari ustad di kelas bahasa, sebuah insya' atau karangan berbahasa arab, pertama harus memiliki tema khusus. Contoh dari kata ilmu → pencari ilmu → keistimewaan pencari ilmu.
Kedua, tentukan fikroh roisah (pokok pikiran) yang akan kita tulis, setiap fikroh roisah akan berkembang jadi paragraf. Contoh dari tema keitimewaan pencari ilmu, bisa kita kembangkan fikroh roisah, penghormatan penduduk bumi pada pencari ilmu, ganjaran Allah bagi pencari ilmu di dunia dan akhirat, dsb.
Ketiga, mulailah menulis sesuai apa yang sudah kita tentukan sebelumnya. Kembangkan setiap fikroh roisah dengan uslub bahasa dan pembendaharaan bahasa yang kita miliki.
Tips tambahan, setiap paragraf harus terdiri dari jumlah fatihah (kalimat pembuka), jumlah syarihah (kalimat penjelas), dan jumlah khatimah (kalimat penutup). Usahakan untuk tidak mengulangi kata yang sering muncul, mengganti dengan dhomir bisa jadi pilihan. Perhatikan juga dalam perubahan kata (shorf) ketika ditambahkan dhomir, juga pemberian tanda baca, (,) koma menandai susunan kalimat sudah sempurna namun pembicaraan belum berakhir, (.) titik akhir dari pembicaraan, (-) tanda pisah untuk istilah atau doa, tidak dii'rob,dll. Penting juga dalam pengembangan tulisam untuk tidak takut pada kesalahan nahwu dan shorf karena bisa menghambat keleluasaan kita dalam berpikir.
Terakhir, moga apa yang diatas bisa bermanfaat bagi siapa saja yang butuh sedikit referensi tentang penulisan teks atau karangan bahasa arab. Wallahu a'lam bis showab.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar